~Dengan memohon Ridha Tuhan~
“Baik…salah…
Baek…Jahat…
Ga Baek….Ga salah….
Baik…Brengsek….”
Hoooaaah!!!Apaan sih itu?!!
“Bangke!!; Bangs*t!!; Bull Sh*t!!”
Hayoo mau apa sekarang?!!
MASIH NGANGGEP GW BAEK?!!
HooooAAAh!!!
“Ya sayang;, apa manis?; hati-hati yaa; salam sayang”
Sekarang mau Bilang apa?!!
MASIH NGANGGEP GW Jahat?!!
HooooAAAh!!!
~Semoga Tuhan mengampuniku~
Money can buy a bed, but not sleep.
Money can buy a clock, but not time.
Money can buy a book, but not knowledge.
Money can buy food, but not an appetite.
Money can buy position, but not respect.
Money can buy blood, but not life.
Money can buy medicine, but not health.
Money can buy sex, but not love.
Money can buy insurance, but not safety.
| — | Unknown |
There’ll be answers that you’ll seek
And it’s you who’ll climb the mountain
It’s you who’ll reach the peak
| — | Son Of Man- Phil Collins |
Film garapan Dedi Mizwar ini bisa dibilang Oke punya. Walopun ada beberapa hal yang aneh ketika sekelompok pencopet mau diberi pendidikan. Cukup ga masuk akal. Tapi well, ga ada yang ga mungkin kecuali makan kepala sendiri. Hal yang paling menarik dari film ini adalah pada endingnya itu. Sangat realistis dan masuk akal. Ga ada endingnya dari film ini. Ending dari film ini tergantung bagaimana kita (rakyat dan pemerintah) menjalankan negeri ini.
Kalo gw boleh menambahkan dari quote di paragraf atas. Ga ada yang ga mungkin kecuali makan kepala sendiri dan mengembalikan negara ini (Indonesia) ke sistem yang lebih baik. Pesimis? TIDAK. Harapan gw semoga tida akan ada quote seperti itu.
“Tanah Air…”
Tanah airku tidak kulupakan
Kan terkenang selama hidupku..
Sepenggal syair lagu yang beberapa hari kemarin gw dengar. Sedih. Tapi bukan karena kecintaan gw ama tanah air, melainkan beberapa memori akan lagu itu. Penanaman Pohon kenangan sebelum Prasetya Alumni (Juni 2006). Yeah. Di mana gw baru merasakan persatuan walau sebatas 338 orang. Lebih dari itu, gw baru menyadari gw belum apa-apa untuk melaksanakan janji alumni gw itu.
Tuhan Mohon Petunjuk-Mu..Semoga Engkau meridhoi…
Amin


